Cari

Cara Membaca Grafik Forex: Panduan Praktis untuk Pemula (2024)

Pengantar: Dari Kekacauan grafik ke Kepahaman

  Menatap chart forex pertama Anda bisa terasa seperti melihat panel kontrol pesawat luar angkasa. Kekacauan warna yang berkedip, garis-garis bergerigi, dan angka-angka yang samar membuatnya membingungkan.

  Kami mengerti. Setiap trader sukses pernah berada dalam posisi yang sama pada suatu saat.

  Berita baiknya adalah membaca chart forex adalah keterampilan yang bisa Anda pelajari. Ini bukan tentang mencari tahu kode rahasia tetapi mempelajari untuk memahami tiga informasi kunci: Harga, Waktu, dan Sentimen Pasar.

  Panduan ini akan mengubah kekacauan itu menjadi kejelasan bagi Anda. Kami akan membimbing Anda melalui proses ini langkah demi langkah.

  Berikut adalah peta jalan kami:

  • Anatomi grafik: Kami akan mulai dengan dasar-dasar mutlak.
  • Jenis grafik: Anda akan mempelajari tiga jenis chart utama dan mengapa kebanyakan trader hanya menggunakan satu.
  • Candlesticks Didekripsi: Kami akan menyelami lebih dalam tentang candlestick Jepang, bahasa pasar.
  • Pola Kunci: Anda akan mendapatkan lembar contekan untuk pola-pola penting.
  • Aplikasi Praktis: Kami akan menggabungkannya dalam analisis dunia nyata.

  Pada akhir panduan ini, Anda akan memiliki dasar yang kokoh untuk membaca chart dengan keyakinan yang semakin berkembang.

  

Anatomi grafik Forex

  Sebelum kita menganalisis pola, kita harus memahami kanvas itu sendiri. Setiap chart forex dibangun di atas beberapa elemen inti yang memberikan konteks dasar untuk setiap keputusan perdagangan.

  

Sumbu Waktu dan Harga

  Pikirkan chart sebagai grafik sederhana dari pelajaran matematika. Garis horizontal di bagian bawah, sumbu X, mewakili Waktu.

  Ini dapat diukur dari detik hingga bulan.

  Garis vertikal di sebelah kanan, sumbu Y, mewakili Harga. Ini menunjukkan nilai tukar pasangan mata uang yang Anda lihat.

  

Pasangan Mata Uang

  Anda akan selalu melihat simbol ticker pada chart, seperti EUR/USD. Ini adalah pasangan mata uang yang diperdagangkan.

  Mata uang pertama (EUR) adalah mata uang dasar. Yang kedua (USD) adalah mata uang kuotasi.

  grafik untuk EUR/USD menunjukkan berapa banyak dolar AS yang dibutuhkan untuk membeli satu Euro. Jika chart naik, itu berarti Euro menguat dibandingkan dengan Dolar.

  

Rentang Waktu

  Pengaturan penting pada platform charting apa pun adalah rentang waktu. Ini menentukan periode waktu setiap titik data pada chart mewakili.

  Rentang waktu umum meliputi 1 menit (M1), 1 jam (H1), 4 jam (H4), dan 1 hari (D1). Memilih rentang waktu sangat penting.

  grafik D1 memberi Anda pandangan pasar jangka panjang, strategis. grafik M1 menunjukkan kebisingan jangka pendek dan perubahan harga cepat.

  Gaya trading Anda akan menentukan rentang waktu yang difokuskan.

  

3 Jenis grafik Utama

  Meskipun ada beberapa cara untuk menunjukkan pergerakan harga, trader pada umumnya menggunakan tiga jenis chart forex. Pilihan Anda memengaruhi seberapa banyak informasi yang Anda lihat sekaligus.

  

grafik Garis

  Ini adalah bentuk paling sederhana dari chart keuangan. Ini menghubungkan serangkaian harga penutupan selama periode tertentu.

  grafik garis menawarkan pandangan bersih pasar. Mereka bagus untuk menemukan tren jangka panjang dan level dukungan dan resistensi utama.

  Kelemahan utama mereka adalah mereka tidak menunjukkan banyak detail. Mereka tidak menunjukkan harga pembukaan, tertinggi, atau terendah untuk periode tersebut.

  

grafik Batang (OHLC)

  grafik batang memberikan informasi yang jauh lebih banyak daripada chart garis. Setiap batang menunjukkan satu periode waktu dengan empat titik data kunci:

  • Pembukaan: Garis horizontal kecil di sebelah kiri batang vertikal.
  • Tertinggi: Bagian atas batang vertikal.
  • Terendah: Bagian bawah batang vertikal.
  • Penutupan: Garis horizontal kecil di sebelah kanan batang vertikal.

  Ini sebabnya mereka sering disebut chart OHLC. Mereka memberikan pandangan detail tentang aksi harga dalam setiap periode.

  

grafik Candlestick

  grafik candlestick menunjukkan data OHLC yang sama seperti chart batang tetapi melakukannya dengan cara yang lebih visual. Karena mereka dengan jelas menunjukkan perasaan pasar, chart candlestick Jepang telah menjadi standar bagi sebagian besar trader di seluruh dunia.

  Untuk sisa panduan ini, kami akan fokus hanya pada cara membaca dan memahami chart candlestick.

Jenis Grafik Informasi yang Ditampilkan Terbaik untuk
Garis Harga penutupan dari waktu ke waktu Memvisualisasikan tren jangka panjang dengan cepat
Bar (OHLC) Buka, Tinggi, Rendah, Tutup Analisis tindakan harga yang detail
Candlestick Buka, Tinggi, Rendah, Tutup Tindakan harga dan pola visual intuitif

  

Penggalian Mendalam tentang Candlestick

  Belajar membaca candlestick Jepang adalah langkah paling penting dalam analisis grafik. Setiap lilin menunjukkan pertarungan antara pembeli (bulls) dan penjual (bears) selama periode waktu tertentu.

  Pikirkan setiap lilin sebagai bab dalam sebuah cerita. Ini memberi tahu Anda siapa yang berkuasa, seberapa sengit pertarungannya, dan siapa yang memenangkan sesi tersebut.

  

Tubuh

  Bagian tebal dan berbentuk persegi panjang dari candlestick disebut tubuh. Ini menunjukkan rentang antara harga pembukaan dan harga penutupan untuk periode tersebut.

  Warna tubuh adalah fitur terpentingnya. Lilin hijau adalah lilin bullish.

  Ini berarti harga ditutup lebih tinggi dari pada pembukaannya. Ini menunjukkan kendali pembeli.

  Lilin merah adalah lilin bearish. Ini berarti harga ditutup lebih rendah dari pada pembukaannya, menunjukkan kendali penjual.

  Tubuh hijau panjang menunjukkan tekanan beli yang kuat. Tubuh merah panjang menunjukkan tekanan jual yang kuat.

  

Sumbu (Bayangan)

  Garis tipis yang memanjang di atas dan di bawah tubuh disebut sumbu, atau bayangan. Ini menunjukkan ekstrem harga selama periode tersebut.

  Bagian atas sumbu atas adalah harga tertinggi yang dicapai. Bagian bawah sumbu bawah adalah harga terendah yang dicapai.

  Panjang sumbu memberikan informasi penting tentang perasaan pasar. Sumbu panjang menunjukkan fluktuasi harga besar dan ketidakpastian.

  Sebagai contoh, lilin dengan sumbu atas panjang dan tubuh kecil menunjukkan pembeli mencoba mendorong harga naik. Tetapi penjual melawan dan memaksa harga turun sebelum periode ditutup.

  Ini adalah kisah tentang reli yang gagal.

  

Daftar Curang Pola Candlestick

  Lilin tunggal menceritakan sebuah cerita, tetapi ketika mereka membentuk kelompok, mereka menciptakan pola. Pola-pola ini dapat membantu Anda memprediksi pergerakan pasar potensial.

  Ini adalah beberapa pola candlestick yang dapat diandalkan yang dicari oleh para trader. Ingat, tidak ada pola yang menjamin sesuatu.

  Mereka adalah sinyal tentang apa yang mungkin terjadi, bukan tentang apa yang akan terjadi. Konteks sangat penting.

  

Pola Pembalikan Bullish Kunci

  Pola-pola ini biasanya muncul di akhir tren turun dan dapat menandakan bahwa pembeli mulai mengambil kendali, yang berpotensi mengarah pada kenaikan harga.

Nama Pola Deskripsi Apa yang Dituju
Palu (Hammer) Tubuh kecil, sumbu bawah panjang, sedikit atau tidak ada sumbu atas. Penjual mencoba mendorong harga turun tetapi pembeli mendapatkan kendali, menutup dekat dengan harga pembukaan. Potensi dasar.
Bullish Engulfing Lilin bullish besar sepenuhnya "mengelilingi" tubuh lilin bearish kecil sebelumnya. Perubahan momentum yang kuat dari penjual ke pembeli. Tekanan beli yang kuat.
Bintang Pagi (Morning Star) Pola tiga lilin: lilin bearish besar, diikuti oleh lilin kecil yang tidak pasti, kemudian lilin bullish besar. Tanda harapan setelah tren turun. Lilin ketiga mengkonfirmasi bahwa pembeli sekarang mengendalikan situasi.

  

Pola Pembalikan Bearish Kunci

  Pola-pola ini biasanya muncul di akhir tren naik dan dapat menandakan bahwa penjual mulai memberikan tekanan, yang berpotensi mengarah pada penurunan harga.

Nama Pola Deskripsi Apa yang Dikemukakan
Bintang Jatuh (Shooting Star) Tubuh kecil, sumbu atas panjang, sedikit atau tidak ada sumbu bawah. Pembeli mencoba mendorong harga naik tetapi penjual mengambil alih, memaksa harga kembali turun. Potensi puncak.
Bearish Engulfing Lilin besar beruang sepenuhnya "meliputi" tubuh lilin kecil sebelumnya yang bullish. Perubahan momentum yang kuat dari pembeli ke penjual. Tekanan jual yang kuat.
Bintang Malam (Evening Star) Sebuah pola tiga lilin: lilin bullish besar, lilin kecil yang bimbang, kemudian lilin beruang besar. Tanda masalah setelah tren naik. Lilin ketiga mengkonfirmasi bahwa penjual telah mengambil kendali.

  

Pola Ketidakpastian & Lanjutan

  Tidak semua pola menandakan pembalikan. Beberapa menandakan jeda atau ketidakpastian di pasar.

  Yang paling umum adalah Doji. Doji memiliki tubuh yang sangat kecil, artinya harga pembukaan dan penutupan hampir sama.

  Ini terlihat seperti salib dan menandakan keseimbangan sempurna antara pembeli dan penjual. Ini menunjukkan momen ketidakpastian murni.

  Spinning Tops mirip, dengan tubuh kecil dan sumbu atas dan bawah panjang. Mereka juga menandakan pertarungan tanpa pemenang yang jelas.

  

Panduan Praktis

  Teori membantu, tetapi melihatnya dalam tindakan membangun keterampilan nyata. Mari kita berjalan melalui analisis grafik sederhana, menggunakan semua yang telah kita pelajari.

  

Langkah 1: Identifikasi Tren

  Pertama, kita memperbesar untuk mendapatkan gambaran besar. Kita tidak melihat lilin individu belum.

  Kita mencari arah pasar secara keseluruhan. Apakah harga membuat serangkaian puncak yang lebih tinggi dan lembah yang lebih tinggi?

  Ini adalah tren naik. Atau apakah membuat serangkaian lembah yang lebih rendah dan puncak yang lebih rendah?

  Ini adalah tren turun. Menggambar garis sederhana yang menghubungkan puncak atau lembah dapat membuat tren menjadi jelas.

  

Langkah 2: Temukan Level Kunci

  Selanjutnya, kita mengidentifikasi "lantai" dan "langit-langit" pada grafik. Ini disebut level support dan resistance.

  Support adalah level harga di mana tren turun berhenti atau berbalik karena minat beli. Itu adalah lantai.

  Resistance adalah level harga di mana tren naik berhenti atau berbalik karena minat penjualan. Itu adalah langit-langit.

  Tandai titik balik historis ini pada grafik Anda.

  

Langkah 3: Perbesar dan Temukan Pola

  Sekarang kita memperbesar aksi harga saat ini. Kita memberikan perhatian khusus pada apa yang terjadi saat harga mendekati salah satu level kunci kita.

  Bayangkan harga berada dalam tren turun yang jelas dan sekarang mendekati level support utama yang kita tandai di Langkah 2. Ketika mencapai level tersebut, kita melihat pola Hammer terbentuk.

  Apa yang dikatakan lembar petunjuk kita? Sebuah Hammer di bagian bawah tren turun adalah sinyal potensial pembalikan bullish.

  Pasar memberi tahu kita sebuah cerita: penjual mendorong harga turun, tetapi pembeli di level support ini melawan keras.

  

Langkah 4: Tunggu Konfirmasi

  Langkah penting ini memisahkan amatir dari profesional. Jangan pernah berdagang hanya berdasarkan satu pola saja.

  Sinyal potensial bukanlah sinyal yang dikonfirmasi. Kita harus menunggu lilin berikutnya terbentuk setelah Hammer kita.

  Jika lilin berikutnya adalah lilin bullish hijau yang kuat dan menutup di atas tinggi Hammer, itu mengonfirmasi sinyal kita. Itu memvalidasi cerita yang Hammer katakan kepada kita.

  Sekarang, peluang pembalikan jauh lebih tinggi, dan kita bisa mempertimbangkan untuk melakukan perdagangan.

  

Tips Pro dan Kesalahan Umum

  Belajar pola hanyalah awal. Keterampilan membaca grafik yang sebenarnya datang dari menerapkannya dengan benar dan menghindari kesalahan umum.

  Berikut adalah beberapa pelajaran yang telah kita pelajari.

  

Kesalahan #1: Mengabaikan Konteks

  Sebuah pola lilin tidak berarti apa-apa jika sendirian. Sebuah pola Hammer yang muncul secara acak di pasar yang kacau dan tanpa arah tidak terlalu berguna.

  Namun, sebuah Hammer yang sempurna muncul tepat di level support historis utama setelah tren turun panjang adalah sinyal yang sangat kuat. Konteks adalah yang paling penting.

  

Kesalahan #2: Lupa dengan Kerangka Waktu

  Pentingnya suatu pola berkaitan langsung dengan kerangka waktunya. Pola Bullish Engulfing pada grafik 1 hari jauh lebih signifikan daripada pola yang sama pada grafik 1 menit.

  Pola kerangka waktu yang lebih tinggi lebih penting karena lebih banyak waktu, volume, dan keyakinan yang terlibat dalam pembentukannya.

  

Kesalahan #3: Mengejar Setiap Pola

  Pemula sering kali terlalu bersemangat dan mencoba untuk melakukan perdagangan setiap pola yang mereka temui. Ini adalah cara cepat untuk kehilangan uang.

  Tidak semua pola sama baiknya. Fokuslah pada pola yang sempurna yang muncul di lokasi signifikan pada grafik Anda.

  Pilih-pilih dan bersabarlah. Tunggulah untuk setup terbaik.

  

Tip Pro: Gunakan Berbagai Kerangka Waktu

  Pedagang profesional menggunakan teknik yang disebut analisis dari atas ke bawah. Mereka mungkin memulai dengan grafik harian untuk mengidentifikasi tren utama jangka panjang.

  Kemudian, mereka beralih ke grafik 4 jam untuk menemukan level-level dukungan dan resistensi kunci dalam tren tersebut. Akhirnya, mereka mungkin memperbesar ke grafik 1 jam untuk mencari pola lilin tertentu untuk waktu masuk mereka.

  Hal ini memastikan bahwa mereka selalu melakukan perdagangan sesuai dengan arus pasar yang lebih besar.

  

Kesimpulan: Perjalanan Anda Dimulai Sekarang

  Membaca grafik forex bukanlah seni gelap; ini adalah keterampilan yang dibangun dari pemahaman harga, waktu, dan cerita sentimen pasar.

  Kami telah menunjukkan kepada Anda bahwa setiap grafik dapat diuraikan menjadi bagian-bagian sederhana. Mulailah dengan sumbu dan kerangka waktu, pilih jenis grafik yang tepat (lilin), dan kemudian pelajari untuk membaca cerita yang diceritakan oleh lilin individu dan pola-pola mereka.

  Kuncinya adalah menggabungkan elemen-elemen ini. Identifikasi tren, tandai level-level kunci Anda, dan kemudian tunggu dengan sabar agar pola dengan probabilitas tinggi muncul di salah satu level tersebut.

  Selalu tunggu konfirmasi.

  Perjalanan Anda untuk menjadi pembaca grafik yang percaya diri dimulai hari ini. Langkah berikutnya sederhana: buka akun demo dengan broker, buka grafik, dan mulailah berlatih.

  Identifikasi tren, gambar dukungan dan resistensi, dan lihat apakah Anda dapat menemukan pola-pola yang telah kita bahas. Peta berada di tangan Anda.